Bulan mencemoohku
Tuesday, May 31st, 2005Malam bulan telanjang bulat
dan tersenyum mencemoohkanku,
ketika aku termenung
ia saksikan dibalik pohon pisang
yang berayun tangkai rindu dan sepi,
merengkuh kasih dan sang bayu
tertunduk lesu itu daun
Bulan telanjang bermandi malam
tersenyum mencemooh dari balik awan
tatkala menyaksikan aku mengejar cinta jaka lalu
memanggil sebaris puisi
dan gapai bintang dilangit menggoda
Ia masih saja tersenyum mencemooh
aku tak beranjak dari tempat dimana
aku duduk melepas duka,
senantiasa bergayut dalam pikiran
Jemari-jemarinya yang lembut menggelitik waktu
menghiasi kalender kehidupan
Ia masih saja tersenyum mencemooh,
jemari-jemari itu tak lagi lembut
kasar menudingku dan berkata
" Tak perlu mengejar segala yang palsu "
Mataku sayu dan daun itu tertunduk layu
" Padahal ada sesuatu yang sejati,
mengapa kau berlari..?
apa yang kau cari..? "
Aku memandang bulan itu
Ia tersenyum mencemoohkanku
Untuk apalagikah..??
- Dinihari, 1 Juni 2005 -