Archive for June, 2005

To Love Someone..

Wednesday, June 15th, 2005

Love is the strongest and
most fulfilling emotion possible
It lets you share
your goals, your desires, your experiences
It lets you share
your life with someone
It lets you be yourself
  with someone who will always support you
It lets you speak
your innermost feelings
  to someone who understands you
It lets you feel tenderness and warmth
  a wholeness that avoids loneliness
Love lets you feel complete…

But in order to have
a lasting love relationship
you must make a strong commitment to each other and love
and you must do and feel everything within your mind and body
  to make this commitment work

You must be happy with yourself
  and you must understand yourself
before you can expect someone else
to be happy with you or to understand you
You must be honest about yourself and each other at all times
  and not hold any feelings back
You must accept each other the way you are
  and not try to change each other
You must be free to grow as individuals yet share your life as one
  but not live your life through each other
You must follow your own principles and morals
  and not follow what society roles tell you to do
You must follow the philosophy that men and women are equal
  and not treat either person with inferiority in any way

In order to have
a lasting love relationship
you must be together always in your heart
  but not necessarily always in your activities
You must be proud of each other and love
  and not be ashamed to show your sensitive feelings
You must treat every day spent with each other as special
  and not take each other or your love for granted
You must spend time talking with each other every day
  and not be too busy with outside events that you
  are too tired for each other
You must understand each other’s moods and feelings
  and not hurt each other intentionally
  but if your frustations are taken out on each other
  you must both realize that it is not a personal attack
You must be passionate with each other often
  and not get into boring patterns
You must continue to have fun and excitement with each other
  and not be afraid to try new things
You must always work at love and your love relationship
  and not forget how important this relationship is or what
  you would feel like without it

Love is the strongest
and most fulfilling emotion possible
If you commit yourself to love
love can last forever if you want it to…
                                        ~ Susan Polis Schutz ~

- I want to dearly thank you for the day we met
  and for loving me, May 13th 2005 -
                          I Love You

Tak Mampu

Wednesday, June 8th, 2005

Jikalau matahariku menangis
  apalah daya sang awan menahannya..
Jikalau anginku tak terhembus
  apalah jauh layar terkembang..
Jikalau airku tak mengalir
  apalah sungai kan menampungnya..
Apalah danau yang terdalam
  bilakah kau tak menyelam..?

Hitamku menutup selaksa kebijakan
  remahan nurani tersembunyi
Malamku bagai tak terbendung
  keanggunan tahta rembulan

Gelegarmu tak menghanguskan
membelah tak meruntuhkan
karena besi telah tertempa
puluhan jiwa menghendaki raga..

Simpanlah cinta dalam pusaran hati
    untuk detak nyawamu kembali
Tutup rapat pintunya..!
    jangan biarkan dia lepas
    tak berujung hingga selesai
    masamu berkunjung…..

Why Worry..?

Tuesday, June 7th, 2005

There are only two things to worry about,
either you are well or you are sick.
If you are well, then there is nothing to worry about.
But if you are sick, there are only two things to worry about,
whether you will get well, or whether you will die.
If you get well, there is nothing to worry about.
But if you die, there are only two things to worry about,
whether you go to heaven or hell.
If you go to heaven, there is nothing to worry about.
And if you go to hell, you’ll be so busy
shaking hands with old friends, you won’t have time to worry.
So…. why worry..??

- Cheer up ‘P’… Don’t Worry, Be Happy !! -

Ketika Ibu diciptakan

Tuesday, June 7th, 2005

Ketika itu, Sang Pencipta telah bekerja 6 hari lamanya.
Kini giliran diciptakan para Ibu. Seorang malaikat menghampiri Sang Pencipta dan berkata lembut, " Banyak nian waktu yang diciptakan untuk menciptakan Ibu ini..?"
Sang Pencipta menjawab pelan, " Tidakkah kau lihat perincian yang harus dikerjakan..?"
   1. Ibu ini harus waterproof, tapi bukan dari plastik.
   2. Harus terdiri atas 180 bagian yang lentur, lemas dan tidak mudah
       capai.
   3. Ia harus sanggup hidup dari sedikit teh kental dan makanan seadanya
       untuk mencukupi kebutuhan anak-anaknya.
   4. Memiliki telinga yang lebar untuk menampung keluhan anak-anaknya.
   5. Memiliki ciuman yang dapat menyembuhkan dan menyejukkan hati
       anaknya.
   6. Lidah yang manis untuk merekatkan hati yang patah, dan
   7. Enam pasang tangan !!

Malaikat itu menggeleng-gelengkan kepalanya. " Enam pasang tangan..?"
" Tentu saja ! Bukan tangan yang merepotkan Saya, melainkan tangan yang melayani sana-sini, mengatur segalanya menjadi lebih baik..",
balas Sang Pencipta.
   8. Juga 3 pasang mata yang harus dimiliki seorang Ibu.
" Bagaimana modelnya ?"
Malaikat semakin heran.
Sang Pencipta mengangguk-angguk,
" Sepasang mata yang dapat menembus pintu yang tertutup rapat dan bertanya, " Apa yang sedang kau lakukan didalam situ?", padahal sepasang mata itu sudah mengetahui jawabannya ".
" Sepasang mata kedua sebaiknya diletakkan dibelakang kepalanya, sehingga ia dapat melihat kebelakang tanpa menoleh. Artinya, ia dapat melihat apa yang sebenarnya tak boleh ia lihat ".
" Dan sepasang mata ketiga untuk menatap lembut seorang anak yang mengakui kekeliruannya. Mata itu harus bisa bicara. Mata itu harus dapat berkata, " Saya mengerti dan saya sayang padamu ". Meskipun tidak diucapkan sepatah kata pun ".

" Istirahatlah..," kata malaikat.
" Saya tidak dapat, Saya sudah hampir selesai ".

   9. Ia harus dapat menyembuhkan diri sendiri kalau ia sakit.
   10. Ia harus sanggup memberi makan 6 orang dengan 1 1/2 ons daging.

Akhirnya malaikat membalik-balikkan contoh Ibu dengan perlahan.
" Terlalu lunak,"
katanya memberi komentar.
" Tapi kuat,"
kata Sang Pencipta bersemangat. " Tak akan kau bayangkan
betapa banyaknya yang sanggup ia tanggung, pikul dan derita "
" Apakah ia dapat berpikir ?"
tanya malaikat lagi.
" Ia bukan saja dapat dapat berpikir, tapi ia juga dapat memberi gagasan, ide dan berkompromi,"
kata Sang Pencipta.
Akhirnya malaikat menyentuh sesuatu di pipi " Ehh, ada kebocoran disini".
" Itu bukan kebocoran,"
kata Sang Pencipta, " Itu adalah air mata…
Air mata kesenangan, air mata kesedihan, air mata kekecewaan, air mata kesakitan, air mata kesepian, air mata kebanggaan,
air mata…., air mata…..".

Doa yang indah

Sunday, June 5th, 2005

Aku meminta kepada Tuhan untuk menyingkirkan penderitaanku.
Tuhan menjawab, Tidak.
Itu bukan untuk Kusingkirkan, tetapi agar kau mengalahkannya.
Aku meminta kepada Tuhan untuk menyempurnakan kecacatanku.
Tuhan menjawab, Tidak.
Jiwa adalah sempurna, badan hanyalah sementara.
Aku meminta kepada Tuhan untuk menghadiahkanku kesabaran.
Tuhan menjawab, Tidak.
Kesabaran adalah hasil dari kesulitan,
itu tidak dihadiahkan, itu dipelajari.
Aku meminta kepada Tuhan untuk memberiku kebahagiaan.
Tuhan menjawab, Tidak.
Aku memberimu berkat. Kebahagiaan adalah tergantung padamu.
Aku meminta kepada Tuhan untuk menjauhkan penderitaan.
Tuhan menjawab, Tidak.
Penderitaan menjauhkanmu dari perhatian duniawi dan
membawamu mendekat kepadaKu.
Aku meminta kepada Tuhan untuk menumbuhkan rohku.
Tuhan menjawab, Tidak.
Kau harus menumbuhkannya sendiri, tetapi Aku akan memangkas
untuk membuatmu berbuah.
Aku meminta kepada Tuhan segala hal sehingga aku dapat
menikmati hidup.
Tuhan menjawab, Tidak.
Aku akan memberimu hidup,
sehingga kau dapat menikmati segala hal.
Aku meminta kepada Tuhan membantuku mengasihi orang lain,
seperti Ia mengasihiku.
Tuhan menjawab, ahh akhirnya kau mengerti.
HARI INI ADALAH MILIKMU, JANGAN SIA-SIAKAN..

Tuhan memberkatimu.
Bagi dunia kau mungkin hanyalah seseorang,
tetapi bagi seseorang, kau adalah dunianya…

Your Love is always with me

Friday, June 3rd, 2005

Love was a hand so much bigger than mine
gently guiding my first steps alone.
Love was a smile, tender, patient and kind
as I learned to do things on my own.
Love was a story read " just one more time "
as that late bedtime hour ticked away.
Love was the pride with which my first scribbles
were honored and put on display.
Love was a hug that I knew would be there
the day of my first broken heart.
Love was a gentle example that taught me
the values I learned from the start.
Love was my strength, my foundation in life..
There’s always been one constant,
one foundation in my life,
one thing that I could count on without doubt,
one thing I knew was always there no matter what life brought
The gentle love, you gave day in, day out
though years have come and gone
I still count on that love to see me through.
Just knowing that it’s there,
makes all the difference to me.
And I know it is, because it’s part of you.
How deep that love went.. how much it has meant..
or the depth of the thanks that I owe.
Though you already gone years ago
Your love still here, Mom, stays in my heart forever..

Thank You..  - June 1st, 2005 -

Masihkah kau sahabatku..???

Thursday, June 2nd, 2005

Keceriaan melenakan apa yang dijalani bersama
canda tawa membius keinginan yang tak pernah surut,
membutakan kesedihan hati yang menjerit
hingga lupa arti sebuah persahabatan..

Kebersamaan tak mesti selalu berjalan beriringan
keceriaan tak harus selalu dinikmati bersama,
waktu pun tak selamanya mempersatukan kita
semua berjalan menuju takdirnya..

Haruskah kecewa dengan apa yang telah terjadi ?
haruskah marah dengan keadaan yang berubah ?
haruskah menumpahkan amarah yang egois ?
haruskah..? haruskah..? haruskah..?
seperti itu..

Kawan,
Persahabatan tak bisa dibeli dengan rasa egois
persahabatan tak bisa dinilai oleh waktu yang sempit
persahabatan tak akan ternoda oleh kemarahan sesaat
persahabatan tak akan terusik oleh perasaan yang semu

- Aku yo kangen kowe Mbul…. -

Tetap Bertahan

Thursday, June 2nd, 2005

Jika kau merasa lelah dan tak berdaya
dari usaha yang sepertinya sia-sia..
Tuhan tahu berapa keras engkau sudah berusaha.
Ketika kau sudah menangis sekian lama
dan hatimu masih terasa pedih..
Tuhan sudah menghitung air matamu.
Jika kau pikir bahwa hidupmu sedang menunggu sesuatu
dan waktu serasa berlalu dengan begitu saja..
Tuhan sedang menunggu bersama denganmu.
Ketika kau merasa sendirian dan teman-temanmu
terlalu sibuk untuk menelpon..
Tuhan selalu berada disampingmu.
Ketika kau pikir bahwa kau sudah mencoba segalanya
dan tidak tahu hendak berbuat apa lagi..
Tuhan punya jawabannya.
Ketika segala sesuatu menjadi tidak masuk akal
dan kau merasa pusing atau tertekan..
Tuhan dapat menenangkanmu.
Jika tiba-tiba kau dapat melihat jejak-jejak harapan..
Tuhan sedang berbisik kepadamu.
Ketika segala sesuatu berjalan lancar
dan kau merasa ingin mengucap syukur..
Tuhan telah memberkatimu.
Ketika sesuatu yang indah terjadi
dan kau dipenuhi ketakjuban..
Tuhan telah tersenyum padamu.
Ketika kau memiliki tujuan untuk dipenuhi
dan mimpi untuk digenapi..
Tuhan sudah membuka matamu, dan memanggilmu dengan namamu.
Ingat bahwa dimanapun kau atau kemanapun kau menghadap..
TUHAN TAHU..!

Ibu, Malaikatku..

Wednesday, June 1st, 2005

Suatu hari seorang bayi siap untuk dilahirkan ke dunia.
Dia bertanya kepada Tuhan;
" Para malaikat disini mengatakan bahwa besok Engkau akan mengirimku kedunia, tetapi bagaimana cara saya hidup disana, saya begitu kecil dan
lemah..? "

Dan Tuhan menjawab, " Saya telah memilih satu malaikat untukmu. Ia akan menjaga dan mengasihimu ".

" Tapi disini, didalam surga, apa yang pernah saya lakukan hanyalah bernyanyi dan tertawa. Ini sudah cukup bagi saya untuk berbahagia ".

" Malaikatmu akan bernyanyi dan tersenyum untukmu setiap hari. Dan kamu akan merasakan kehangatan cintanya dan menjadi lebih
berbahagia ".

" Dan bagaimana saya bisa mengerti saat orang-orang berbicara kepadaku
jika saya tidak mengerti bahasa mereka ?"

" Malaikatmu akan berbicara kepadamu dengan bahasa yang paling indah
yang pernah kamu dengar, dan dengan penuh kesabaran dan perhatian,
dia akan mengajarkan bagaimana cara kamu berbicara ".

" Dan apa yang akan saya lakukan saat saya ingin berbicara kepadaMu..?"

" Malaikatmu akan mengajarkan bagaimana cara kamu berdoa ".

" Saya mendengar bahwa dibumi banyak orang jahat. Siapa yang akan
melindungi saya..?"

" Malaikatmu akan melindungimu, walaupun hal tersebut mungkin dapat mengancam jiwanya ".

" Tapi, saya pasti akan merasa sedih karena tidak melihatMu lagi ".

" Malaikatmu akan menceritakan padamu tentang Saya, dan akan mengajarkan bagaimana agar kamu bisa kembali kepadaKu, walaupun sesungguhnya Aku akan selalu berada di sisimu ".

Saat itu surga begitu tenangnya sehingga suara dari bumi dapat terdengar, dan sang anak bertanya perlahan, " Tuhan, jika saya harus
pergi sekarang, bisakah Kamu memberitahuku nama malaikat tersebut ?"

" Kamu akan memanggil malaikatmu,  Ibu.."