Archive for February, 2006

Don’t ask the reason why..

Tuesday, February 28th, 2006

Alone, on your own
no way to see the end
but here’s where the road begins
in time, I know you’ll find
whatever you’re searching for
all of your dreams and more..

But right now,
you’re feeling lost and lonely
crazy to even try
just listen to what
your heart keeps saying
and don’t ask the reason why..

You’ve known, all along
it won’t be an easy climb
but nothing can change your mind

And now, here you stand
your destiny’s calling you
you know what you’ve got to do..

Don’t you know I believe in you..?
I’ll be there when your dreams come true
and wherever you go,
you’ll always know
my love is by your side..

And whenever you’re feeling
lost and lonely
crazy to even try
just listen to what your heart keeps saying
and don’t ask the reason why..

Remember, my love is there beside you
you’ve got to believe it’s true
just listen to what your heart keeps saying
and don’t ask the reason why..

Don’t ask the reason why..
                                       song by: Restless Heart

For you James, wishing you good luck in everything you do
and hope you’ll find what you’re looking for..
God be with you.
Jogjakarta, 01.03.2006/01.23

Searti

Saturday, February 25th, 2006

Sayang..
kita terpahat dari angin
yang terbaur pada debu papa dan mega durjana
kita jadi hempasan..
Masihkah gambar kita..?
" AKU dan KAMU " terpatri jadi arti..?
Aku tak akan berpaling
walau angin mesti membawaku ke barat cakrawala
Kamu, sayang..
kita jadi searti..  sejati..!

Kau boleh mengubah anggapanmu tentangku,
tapi itu tak akan mengubah ketulusan cintaku kepadamu..

Minggu dinihari 26.02.2006/02.35

Permainan

Friday, February 24th, 2006

   Siapa harus mengakhiri permainan ini
   kitalah yang menciptakannya
   ketika bumi begitu sepi
   dan kita bermain amat asyiknya
Tapi permainan ini berkembang buruk
dan kita terbanting-banting didalamnya
   " Permainan ini menyakitkan ", katamu
   " Permainan ini menyakitkan ", kataku
   Tapi kita bermain saja, tak hentinya
Aku mulai merintih dan menangis
kita sama-sama mengusap luka..
   " Permainan ini keterlaluan ", katamu
   " Permainan ini keterlaluan ", kataku
   Tapi kita bermain saja, tak hentinya
Dan lukamu makin membusuk
dan lukaku makin menganga
permainan ini membelenggu
permainan ini mempermainkan kita
   " Kita harus mengakhirinya ", katamu
   " Kita harus mengakhirinya ", kataku
Tapi kita bermain saja, tak hentinya

~ Saat aku menyadari,
  tak mungkin aku dapat membiarkan
  kau pergi dari hidupku…

Jujur

Friday, February 24th, 2006

Jejak waktu yang berlalu
menyisakan senyummu..
Bukan keping sejarah, memang
namun terpatri dihatiku
           Pernahkah kita jujur mengunyah waktu..?
           sementara hutanpun berhumus dusta………..
           Atas nama Resah,
           kita coba kuak segala balau
Pada kata tak ada kata KHIANAT..!!

Jogjakarta, tepat tengah malam..
25.02.2006

Wednesday, February 22nd, 2006

Awan mendung berarak
Kutatap bayang-bayang wajahmu.. kuresapi semua itu
Awan mendung berarak mengikutiku
Mengikuti setiap helaan nafasku
Saat bayangmu menemaniku..
Kuterlena dalam alunan nada ciptamu

Coba untuk mengerti..

Tuesday, February 21st, 2006

Sepertinya baru kemarin aku masih memeluk dirimu..
Tak pandang dimana kita duduk berdua menikmati obrolan
  tangan kita saling terpaut, kadang kau peluk tubuhku,
  sambil sesekali kecupan mesra kita layangkan
Yaa… bersama denganmu apapun terasa nikmat saja untuk dijalani
Berkeliling kota..
Menjemput anak sekolah..
Berenang..
Makan..
Minum..
Tidur berpelukan..
Ahh… sungguh sayang, semua seperti baru kemarin..

Saat ini kau tak lagi ada disisiku
Kembali hari-hariku memeluk sepi
Tahukah kau,
Selalu ceria dan berdebar-debar rasanya menunggu kedatanganmu
Sejam terasa berlalu begitu lama
Tapi begitu bersamamu,
  hari-hari berlalu bagaikan berkejaran satu dengan yang lain..
Dan betapa sakit dan tak relanya aku harus melepasmu pergi lagi
  bila tiba waktunya kau harus kembali

Kucoba menekankan pada diriku
Kau pulang untuk menunaikan pekerjaan dan tugasmu
Dan akan kembali kemari tak lama kemudian
Tapi tetap saja, aku tak dapat menerima kenyataan yang
  mau tak mau harus kuhadapi..
Kadang aku berpikir..
Sampai kapan semua ini mampu kujalani
Tubuh ini selalu dan selalu saja melemah
Detik-detik menjelang kepergianmu
  aku merasa kalah karena tak mampu mencegahmu
  agar kau tak lalu dari sisiku..
Dan setelah itu, dapat dipastikan
  jangankan menerima telponmu..
  mendengar suaramu pun aku tak mampu
  sungguh aku tak mampu..
Begitu dekat di telingaku
  tapi, sayang..  betapa jauhnya engkau..
  tak sampai tanganku ini tuk menggapaimu
  padahal baru semenit yang lalu aku memeluk erat tubuhmu..

Sayang..,
Dalam kesedihan dan kesakitanku
Aku hanya memohon agar kau dapat mengerti
Seperti inilah aku adanya
Terlihat tegar diluar, tapi sebenarnya aku seorang yang begitu rapuh didalam..
Itu semua karena aku begitu mencintaimu..

22.02.2006, Dinihari lagi.. 03.38 WIB

Sebuah lagu

Monday, February 20th, 2006

Untukmu, kunyanyikan lagu sukmaku malam ini
Dengan musik tenang kulayari gelombang lautnya
Kau tahu ..
Betapa bening suara-suara yang diciptakannya
Berdenting mengetuk-ngetuk sanubariku
Betapa nyaring ..
Untukmu, kunyanyikan lagu sukmaku malam ini
Dengan musik hati kudaki nada-nada tinggi
Lalu menukik semadiku, rindu memanggil namamu ..
Kau tahu ..
Sukma ialah puisi gelisahku
Bagai gitar, ialah yang kupetik sepanjang hari
Sukma ialah musik improvisasi,
  tanpa suara ..
  tanpa kata-kata ..
Ialah lautan luas,
  ikan-ikan serta camar-camarnya
Ialah gelora dalam dada
Suara-suara dalamku yang terkadang redam,
  geram..
  menggedor dinding beku..
Sebuah kegamangan yang hinggap
Kau tahu ..
Aku Cinta Kamu ..
Aku rindu bisikmu,
  bening ..
  menggoyangkan sang waktu ..
  melenakanku ..
  angin, melayang, menderu ..

21.02.06, Hampir terang lagi..

Kerinduan

Sunday, February 19th, 2006

Diantara penghujan panjang kali ini,
kerinduanku terasa semakin membungah..
Ingin kureguk habis semua itu,
agar tidak terlihat, dalam gelap sekalipun.
Sayang..
Bisakah kau bantu aku,
redakan sesak didada ini dengan segala cara yang kau bisa..??
Ceburkan aku dalam telaga yang kau cipta,
agar aku tidak lagi haus..
Dan terjaga esok pagi,
dalam kesejukan pagi dan hangatnya mentari..
Tolong bantu.. wujudkan aku dan anganku..
Mestikah ‘Valentineku’ selalu semu..?

Jogjakarta 20.02.06/05.03 WIB

Monday, February 13th, 2006

Pada bulan purnama,
  yang bersinar terang,
kuceritakan betapa hati ini,
   begitu rindu padamu,
Aku cinta padamu..

13.02.2006 / 22.13.00

Cinta itu KAMU..

Monday, February 13th, 2006

Manusia tidak jatuh kedalam Cinta,
dan tidak juga keluar dari Cinta.
Tapi manusia tumbuh dan besar dalam Cinta..
Cinta dibanyak waktu dan peristiwa.

Orang selalu berbeda mengartikannya,
tak ada yang salah, tapi
tak ada yang benar sempurna penafsirannya,
karena Cinta selalu berkembang.

Ia seperti udara yang mengisi ruang kosong

Cinta juga seperti air,
yang mengalir kedataran yang lebih rendah.
Tapi ada satu yang bisa kita sepakati bersama,
bahwa Cinta akan membuat kita berbuat lebih sempurna.
Cinta akan membawa sesuatu menjadi lebih baik.

Mengajarkan pada kita,
betapa besar kekuatan yang dimilikinya.
Paling tidak Cinta membuat dunia,
yang bising dan penat ini terasa indah.

Cinta mengajarkan pada kita,
bagaimana harus berlaku jujur dan berkorban.
Berjuang dan menerima,
memberi dan mempertahankan..

Cinta adalah kaki-kaki,
yang melangkah membangun samudera kebaikan..

Cinta adalah tangan-tangan,
yang merajut hamparan permadani kasih sayang..

Cinta adalah hati yang selalu berharap,
mewujudkan dunia serta kehidupan menjadi lebih baik.

Dan Cinta itu adalah … KAMU..

            - Aku, yang mencintai kamu.. -