Sayang..
Aku tahu telah membuatmu kecewa
maafkan aku yang membuatmu terluka
aku hanya ingin kamu tahu, inilah aku dengan segala keterbatasanku
ketika aku tak dapat mengutarakan secara langsung apa yang kurasa
ketika jawaban itu tak kunjung terluncur lewat kata-kata
aku menuangkan segalanya kepada kertas bisu dan halaman-halaman ini
tentang sepinya hati..
tentang gundahnya jiwa..
tentang butanya jalan didepan sana..
tentang begitu banyak keraguan yang kurasa..
Sayang..
Aku selalu bersikap sebagaimana adanya aku
yang cinta damai dan tak ingin mengecewakan seseorang, siapapun dia
tetapi bagi sebagian orang, sering mereka tak dapat menerimanya
dan pabila langkahku itu menorehkan luka dihatimu
hanya maaf yang dapat kulantunkan melalui celah-celah bibirku
yang kelu tak sanggup lagi berkata-kata lebih banyak
Sayang..
Telah banyak kebahagiaan juga kekecewaan dalam hidup ini yang telah kualami
perjalanan dalam mengarunginya telah banyak membuatku mengerti
pahit dan manis yang harus kutelan kadang dalam waktu yang hampir bersamaan
tapi inilah hidup dan kita diminta tuk bertahan dalam menjalaninya sampai akhir nanti
kembali kita tak pernah dapat memilih untuk tinggal hanya ditempat dimana kita suka
kehidupan itu menuntun kita pada telaga kebahagiaan tak bertepi
sekaligus menggiring kita pada jurang kekecewaan yang teramat dalam
tak pernah dapat kita tuk memilih..
Sekali lagi, maafkanlah aku…
Aku ingin bersikap jujur kepadamu,
tapi ternyata kejujuran itu berbalik menertawakanku..
-Jogjakarta, 04.56/13.05.2006-