Archive for June, 2006

Tentang Cinta

Friday, June 30th, 2006

Sejak perjumpaan kita,
tak pernah seharipun terlewati,
kau senantiasa hadir dalam benakku,
menguasai ruang pikirku,
merasuk jauh dalam relung sanubari..

Ada suatu waktu dulu,
dimana trauma merajai hati,
setelah deraan fisik dan psikis melukai..
Dan aku pun tak menyangka akan begitu cepat,
menemukan cinta kembali.

Sayang,
Bersamamu kau pulihkan ketidak percayaan itu,
kau datang menawarkan sebentuk cinta,
yang tulus, yang rela berkorban,
dan tanpa ada rasa takut didalamnya..
Kau membuka mata ini bahwa masih ada cinta,
yang indah yang dapat kunikmati..

Sedikit waktu.., dan sempitnya harapan..,
hanya itu yang kita punyai,
tapi yang membuat kita berdua begitu menghargai,
waktu yang kita lewatkan bersama-sama.
Begitu berharga waktu yang ada..
Dan walaupun kita belum dapat saling memiliki,
kita coba tuk saling memahami keadaan masing-masing.
Sesuatu yang tak semua pasangan dapat tuk saling mengerti..

Terima kasih sayang,
Untuk cinta dan kasih sayangmu..

Just for my lovely " KR ",
Kau.. adalah sebuah anugerah..,
         terindah yang pernah hadir dalam hidupku..

Jogjakarta, 30 Juni 2006, 22.48

Friday, June 30th, 2006

I guarantee..,
there’ll be tough times..
I guarantee..,
that in some point one or both of us
want to get out of this thing..
But..
I also guarantee..,
that if I don’t ask You to be mine,
I’ll regret it for the rest of my life..
Coz I know in my heart,
You’re the only one for me..

- Jogjakarta, Our first sight, August 19th 2005 -

Thursday, June 29th, 2006

Arakan bintang membentuk garis
menunjuk cakrawala..,
menanti matahari yang terangi bulan
walau ia terbenam..,
dimanakah kerinduan atas jiwa-jiwa yang kehausan..

Jogjakarta, 28/06/2006, 22:01:43
(sms yang telat..)

Wednesday, June 28th, 2006

Andai kau tahu..
Berdentam namamu kusebut,
tak terhitung banyaknya..
Hampir tiap desah nafasku,
melarutkan segenap rasa mendamba.
Dalam hatiku.., harus berapa lamakah menyimpannya..?
Tapi tak kau dengar aku..

Bilakah kau kan mendengar dan menjawabnya.

Pagi datang menjelang..
29.06.2006, 05:05

Kembali

Wednesday, June 28th, 2006

Akhirnya,
untuk yang kesekian kalinya kau terima lagi,
janji-janji muluk yang keluar dari mulut kekasihmu..,
karena kau merasa tak sanggup lagi tuk berdiam diri tanpa sapa darinya.

Cinta,
langgengnya suatu hubungan percintaan,
bukan dilihat dari lamanya hubungan itu berlangsung,
tapi dari kesadaran kita masing-masing untuk saling memberi dan menerima.
Aku memahami bahwa kau tak dapat melepaskan dia,
karena aku juga dapat merasakan begitu sulitnya memutus,
suatu hubungan cinta yang telah merasuk begitu dalam..
tak mudah Cinta..,
bahkan seandainya kulit ini terlepas dari badan kita sekalipun,
tak akan semudah itu semua kenangan terhapus..

Cinta,
lihatlah kembali kedalam hatimu,
cinta seperti apakah yang saat ini kau inginkan tuk kau jalani..?
Aku hanya ingin kau tahu betapa aku sangat menyayangi kamu,
aku tidak ingin melihatmu menderita lagi.
Tapi apakah mungkin menjumpai sebuah cinta yang tanpa derita..?
Setiap kisah cinta didunia ini mempunyai cerita,
kesedihan dan kegembiraan yang membaur jadi satu.
Bilur-bilurnya sering merejam hati dan tubuh kita demikian perih,
tapi yang juga membuat kita menikmati hidup ini.
Karena sesungguhnya tak ada manusia yang dapat hidup tanpa cinta,
sungguhpun cinta itu tak selalu manis terasa..

Apabila kau memutuskan untuk kembali padanya,
kau tahu aku akan mendukung dan menguatkanmu.
Tapi Cinta,
siapkah kau akan kenyataan bahwa sampai kapanpun dia tetap akan menduakanmu..?
Dapatkah dia adil memberikan cinta dan kasih sayangnya pada dua orang wanita,
yang sama-sama disayangi dan dicintainya..?
Mungkin kadar cintanya pada dirimu lebih besar saat ini,
tapi lihatlah kesatu sisi bahwa kaupun saat ini tak sendiri lagi,
sedangkan wujud cinta itu selalu ingin memiliki orang yang kita cintai..
Siapkah hatimu pabila saat itu kan datang,
dimana dia akan memilih salah seorang diantara kalian..?

Cinta,
Jalan hidup tak selalu memberi kita apa yang kita ingini.
Kita yang harus memperjuangkannya, karena kita yang menjalani.
Dan kita pula yang harus memilih,
jalan hidup seperti apa yang akan kita tempuh dengan segala konsekwensinya.

Biarpun jarak memisahkan kita,
setiap saat kau butuhkan, aku kan selalu ada untukmu..

- Kau selalu ada dalam nafas doaku.. -

Jogjakarta, 29 Juni 2006, 02:52

Don’t Sleep Away This Night

Wednesday, June 28th, 2006

Daniel1_3Tomorrow’s near never I felt this way
Tomorrow’s how empty it will be that day
It tastes so bitter or are these tears that I hide..?
To know that You’re my only light
I love You.., oh I need You..
Yes I do..

Don’t sleep away this night my baby
Please stay with me at least till dawn
It hurts to know another hour has gone by
And every minute is worth while
I love You..

How many lonely days
Are there waiting for me..?
How many seasons will flow over me..?
Till the emotions make my tears run dry
At the moments I should cry for
I love You.., oh I need You..
Yes I do..

   Don’t sleep away this night my baby
   Please stay with me at least till dawn

   It hurts to know another hour has gone by
   And every minute is worth while
   And it makes me so afraid..

   Don’t sleep away this night my baby
   Please stay with me at least till dawn
   It hurts to know another hour has gone by
   The reason is there I love You..

                                    Song By: Daniel Sahuleka

- Only you could dry my tears.., I Love You.. -
Jogjakarta, 29 Juni 2006, 01:39

Senandung Hati

Wednesday, June 28th, 2006

Bulan tengadah mencari matahari dimana..?
pertaruhkan untuk sebuah peraduan malam,
menjelang senja kau menghilang,
mencoba menarik baju malamnya..

Sekelebat bayangan mengejarku,
selalu menguntit kemana kupergi,
seperti hendaknya mengetahui arah,
terinjak tak merasa takut sekalipun,
oleh sebuah bulat sinarmu..

Matahari kau kemana..?
aku selalu merindukanmu..
mengapa kau selalu menghindar,
bila senjaku menantimu..?

Kau telah mencuri hatiku..
Dalam kerinduanku,
kau selalu menghilang timbul..
Bila mata ini kembali terbuka,
tetap saja terlampau jauh tanganku tuk meraih,
lembutnya wajahmu meninggikan khayalan,
membakar seluruh kulit bundarku,
panas dalam gairah..

Gugurlah daunmu sehelai gontai,
mengalun lembut menjemput teratai,
mengambang ringan menengadah,
menanti tenggelam dan terhanyut,
dalam sebuah alunan suara terindah..

Bangunkan aku untuk kesekian kalinya,
tersadar walau melamun jauh..
Tertegun setitik air jatuh,
menelan sunyinya pendengaran..

Entah kemana kan kau pergi hai matahari,
walau disana kau berdiam,
aku akan mencarimu..
Dan kelak..
tak hanya pancaranmu saja,
tetapi wajahmu kan kuciumi,
bagai sepasang pengantin,
dalam peraduan cintaku..

- Dalam senandung gundahnya hati,
  bayangmu tak pernah beranjak pergi,
  tapi wahai, aku tak dapat menggapai.. -

Jogjakarta, saat malam kembali melingkupi
                      28 juni 2006

Jenuh

Wednesday, June 28th, 2006

Kejenuhan ini semakin kerasan didalam hati,
tak mau keluar..,
malah ingin menetap dan tinggal.

Kebebasan pun tak juga bergeming,
tetap terpaku dan tersenyum,
rasa nyaman dan tenteram..

Coba kuredam dengan panasnya siang,
bagai mendidih buih ombak laut.
Coba kuusir dengan indahnya,
malam yang berbintang.
Coba kusingkirkan dan menggantinya,
dengan kisah seribu satu malam..
Astaga…, aku sungguh telah berjuang
tapi tetap saja tak mampu..

Mengapa ada kebosanan..?
mengapa ada kejenuhan..?
mengapa ada rasa ini..?
dan mengapa manusia merasa..?
mengapa..?

- Aku menunggu.. dan terus menunggu.. Sang Waktu.. -
Jogjakarta, sore hari 28 Juni 2006

You always have Me..

Monday, June 26th, 2006

Apakah yang dapat kita lakukan,
bagi seseorang yang sedang sangat membutuhkan kehadiran kita,
sedangkan jarak yg terbentang jauhnya ribuan bahkan jutaan mil..?
Seseorang yang selalu dekat dihati kita,
yang selalu ada pula saat kita sendiri membutuhkan dukungannya..

Sedih karena hanya pesan kawat yang dapat menggapai keberadaannya..
dan hanya suara mendayu yang dapat mencapai pendengarannya..
mencoba tuk memberi dukungan dan kekuatan serta ketabahan..
yang semoga semua ini takkan sia-sia..

Kita tak pernah tahu takdir hidup dan mati seseorang,
karena kehadiran kita didunia ini hanya tuk sementara,
membiaskan keindahan walau kadang terselip kepahitan diantaranya,
dalam keberadaan kita terhadap sesama disekeliling kita.
Tak pernah dapat kita duga..
kapan dan kemana hidup ini bermuara..

Aku hanya ingin kau tahu bahwa kau selalu dekat dihatiku,
menempati ruang doaku,
dan selalu kumohonkan agar kau dapat mendampingi satu-satunya
putra yang kau miliki..
Jauh dalam lubuk hatiku, sungguh aku tak ingin sesuatu yang buruk
terjadi padamu..
Bertahanlah.. hanya itu yang mampu kulafaskan dalam doaku saat ini
Doa sederhana yang kupanjatkan pada Tuhanku.. malam ini.. subuh ini..
Semoga Ia sudi mendengar doa yang jauh dari sempurna ini dan mengabulkannya..
                              
- You always have Me.. -

Jogjakarta, 27 Juni 2006, 03:44 WIB

Sunday, June 25th, 2006

Malam semakin larut,
bulanpun enggan muncul..
seakan tahu akan pilunya
hati ini menahan rindu kepadamu..
Bayangmu menjelma tapi tak dapat kuraih..

24.06.2006 / 22:22:08